Forum Stakeholders ISPI


Selasa 17 Mei 2016 yang lalu ISPI menggelar pertemuan dengan seluruh pemangku kepentingan di Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor. Pertemuan tersebut membahas isu-isu terkini tentang peternakan dan sikap ISPI dalam menyikapinya.

            Beberapa isu strategis yang diangkat diantaranya adalah lonjakan harga pangan asal hewan terutama daging sapi. Dekan fakultas peternakan UGM, Prof. Ali Agus mengatakan bahwa kenaikan harga daging sapi dipicu oleh kurangnya supply tetapi demand sangat tinggi. “Produksi kita sedikit, impor kita dibatasi, sementara kebutuhan melebihi angka produksi kita sangat jauh,” pungkasnya.

            Hal terbalik justru terjadi di perunggasan terutama ayam broiler. Ketua Umum PPUN Sigit Prabowo menyatakan bahwa harga ayam broiler hidup di tingkat peternak sebenarnya masih belum menguntungkan karena over supply. “Di tingkat konsumen dan peternak berbeda jauh harganya, sampai saat ini kondisi masih over supply, sedangkan peternak terus merugi,” paparnya. Ia juga mengharapkan peran serta ISPI dalam mensejahterakan peternak mandiri khususnya di bidang perunggasan.

            ISPI juga menyoroti program pemerintah yakni swasembada daging sapi yang tak kunjung berhasil. Menurut dekan fakultas peternakan Universitas Diponegoro Muhammad Arifin  mengatakan bahwa program  swasembada daging sapi sebaiknya digeser menjadi swasembada protein hewani. Hal ini ditujukan untuk memberi keseimbangan dukungan kebijakan pada komoditas lainnya seperti susu, daging kerbau, kambing, domba, daging dan telur unggas, dan satwa harapan. Berbagai rekomendasi, saran, masukan dan kritikan pun dihasilkan dalam acara tersebut. Nantinya akan dilakukan hearing secara bertahap sampai ke Presiden RI. Cholill

Ada foto

caption : Forum stakeholders ISPI membahas isu strategis bidang peternakan